Jumat, 10 Januari 2014

Cara atau Teknik Pembuatan Pupuk Bokashi

Cara atau Teknik Pembuatan Pupuk Bokashi

Pada prinsipnya teknik atau cara pembuatan pupuk bokashi kotaku tergolong mudah, yaitu dengan mencampurkan seluruh bahan baku yang telah disediakan agar homogen secara merata dan kemudian diberikan EM aktif dan selanjutnya difermentasikan selama 7 hari atau satu minggu. Pada proses fermentasi bahan baku/ pupuk kandang yang telah dihomogenkan maka bakteri atau mikroorganisme yang terkandung dalam EM akan bekerja dengan cepat untuk menguraikan pupuk kandang menjadi bokashi.

Berikut ini secara garis besar dijelaskan mengenai cara atau teknik pembuatan pupuk bokashi kotaku:

Bahan- bahan: ( untuk pembuatan 1 ton bokashi)

·         Pupuk kandang (Babi : Sapi : Ayam = 500 kg : 400 kg : 100 kg atau 50% : 40% : 10%)

·         EM4 aktif 1 liter

·         Molases 1 liter

·         Air bersih 18 liter

Cara pembuatan:

1.      Larutkan EM dan gula ke dalam air (EM yang telah diaktifkan)

2.      Fermentasi selama 7 hari (dalam proses fermentasi dilakukan pengadukan per tiga hari dengan tujuan agar suhu tetap terjaga)

3.      Bahan baku pupuk kandang dicampurkan agar homogen secara merata

4.      Siramkan EM aktif ke campuran pupuk kandang secara merata agar bakteri atau mikroorganisme yang ada dapat berkembang dan bekerja dengan cepat.

5.      Setelah EM aktif disiramkan pada pupuk kandang secara merata maka campuran pupuk kandang tersebut ditutup dengan karung berpori dan diamkan selama 7 hari. Maksimal ketinggian yang dibutuhkan terhadap campuran pupuk kandang adalah kurang lebih 50 cm. Maksimal kadar air yang dibutuhkan adalah 20%.

6.      Agar proses fermentasi dapat berlangsung dengan baik, perhatikan suhu tidak melebihi 40 derajat celcius selama proses fermentasi. Untuk itu perlu dilakukan pembalikan atau pengadukan terhadap bahan baku tersebut dengan menggunakan mesin mini tiller atau sekop agar suhunya mencapai 40 derajat celcius. Apabila suhu tinggi akan mengakibatkan bokashi menjadi rusak karena terjadi proses pembusukan.

7.      Setelah 1 minggu atau 7 hari pupuk kandang atau bahan baku selesai terfermentasi maka hasilnya siap digunakan sebagai pupuk bokashi.

Keunggulan dan Manfaat Bokashi Kotaku Mengandung hara makro dan mikro, Bentuk halus sehingga mudah diserap akar tanaman, Praktis dan aman bagi lingkungan, Meningkatkan kegemburan tanah, Meningkatkan efisiensi Penggunaan pupuk anorganik, Menekan Pathogen atau penyakit pada tanaman, dan Meningkatkan produksi pada tanaman, Memperbaiki struktur tanah berlempung sehingga menjadi ringan, Memperbesar daya ikat tanah berpasir sehingga tanah tidak remah, Menambah daya ikat air pada tanah, Mempertinggi daya ikat tanah terhadap zat hara, Memperbaiki draenase dan tata udara dalam tanah, Membantu proses pelapukan bahan mineral dan Memberi ketersediaan  bahan makanan bagi mikroba.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar