Dampak buruk merokok memang sudah diketahui oleh banyak orang. Selain
menyebabkan penyakit-penyakit berbahaya seperti serangan jantung, kanker,paru-paru, stroke, dan tekanan darah tinggi,impoten,gangguan kehamilan.,selain itu racun yang ada dalam rokok
juga masuk ke otak. Akibatnya antara lain meningkatnya risiko alzhemeir
dan dementia pada perokok.
bagaimana racun dalam rokok
masuk ke paru-paru, peredaran darah dan akhirnya masuk ke otak.?
Rokok yang dihisap masuk ke paru-paru dan meninggalkan bercak kehitaman di sekitar dinding
paru-paru. Bercak tersebut biasa ditemukan pada paru-paru perokok.
satu dari dua perokok meninggal lebih cepat akibat penyakit yang
ditimbulkan oleh rokok. "Namun jangan khawatir. Jika Anda berhenti
merokok, dalam lima tahun risiko stroke yang Anda alami akan sama dengan
mereka yang tidak merokok,
-
Pembuluh Darah Membawa Racun
Setetelah masuh ke paru-paru, racun yang mengendap di paru-paru terbawa
oleh pembuluh darah. Dapat dilihat dari gambar yang dipublikasikan
Public Health England,ada sekelompok zat berwarna hitam yang terbawa
oleh pembuluh darah.Bahaya rokok memang tidak terlihat namun dapat dirasakan.
Zat-zat racun kemudian terbawa dari paru-paru menuju jantung. Di gambar
yang dipublikasikan Public Health England, dapat dilihat lebih jelas
bahwa zat-zat tersebut mengotori darah. Setelah masuk ke jantung,
darah-darah yang mengandung racun tersebut akan dipompa ke seluruh
tubuh.
merokok memiliki
risiko dua kali lebih besar untuk menderita stroke. Stroke adalah
penyebab terbesar kematian dan disabilitas pada orang dewasa.
-
Racun Masuk ke dalam otak
Racun yang terdapat dalam pembuluh darah akhirnya dipompa jantung menuju
otak. Racun-racun tersebut pun menyebar melalui pembuluh darah otak
yang terhubung dengan sistem saraf.
"Dari pertama kali dihisap, nikotin dapat langsung mencapai otak hanya
dalam waktu 20 detik,
Dari gambar yang dipublikasikan Public Health England, dapat terlihat
lebih jelas bahwa zat hitam yang berupa racun benar-benar hinggap dan
bersarang di otak.Penurunan kemampuan
kognitif dan ingatan seseorang akan lebih cepat jika ia perokok.
Penelitian kami membuktikan bahwa pada perokok, penurunan tersebut 38
persen lebih cepat daripada yang tidak merokok,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar